Kumpulan Ilmu Yang Sangat Bermanfaat Untuk Kita

Perbedaan Itu Rahmat Hadits Dhoif Bahkan Bukan Hadits

Perbedaan Itu Rahmat Hadits Dhoif Bahkan Bukan Hadits - Hallo sahabat Ilmu Kehidupan Nyata, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Perbedaan Itu Rahmat Hadits Dhoif Bahkan Bukan Hadits, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Hadits Dhaif, Artikel Hadits Lemah, Artikel Opini dan Kajian, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Perbedaan Itu Rahmat Hadits Dhoif Bahkan Bukan Hadits
link : Perbedaan Itu Rahmat Hadits Dhoif Bahkan Bukan Hadits

Baca juga


Perbedaan Itu Rahmat Hadits Dhoif Bahkan Bukan Hadits

Perbedaan Itu Rahmat Hadits Dhoif Bahkan Bukan Hadits -  Demikian kita sering mendengar atau membaca. Ungkapan perbedaan itu rahmat sering dikemukakan ustadz atau penceramah, diikuti oleh jamaahnya.

Seakan-akan, ungkapan "perbedaan itu rahmat" adalah hadits atau ucapan Rasulullah Muhammad Saw. Lengkapnya: Ikhtilafu Ummati Rahmatun - “Perbedaan pendapat pada umatku adalah rahmat’.

Perbedaan Itu Rahmat Hadits Dhoif Bahkan Bukan Hadits
Perbedaan Itu Rahmat Hadits Dhoif Bahkan Bukan Hadits
Padahal, ungkapan itu tidak ditemukan di kitab hadits mana pun. Silakan jika di antara pembaca bisa menunjukkan bahwa itu hadits.

Rahmat Hadits Dhoif Bahkan Bukan Hadits

Jelas, perbedaan adalah rahmat adalah Hadits Dhoif, bahkan Bukan Hadits. Faktanya pun, perbedaan bukan menjadi pemersatu, tapi sumber pecah-belah dan masalah.

Tidak mungkin Rasulullah Saw mengeluarkan hadits atau ucapan yang bertentangan dengan fakta sosial. Maka, sekali lagi, ungkapan perbedaan adalah rahmat bukan hadits. Hadits tersebut tidak sah, bahkan batil dan tidak ada sumbernya.

Sebagaimana dibahas almanhaj, Imam Subki berkata: “Saya tidak melihat Hadits tersebut mempunyai sanad yang sah, atau dha’if, atau palsu.”

Aku (Al-Albani) menyatakan: “Hadits yang ada lafadznya adalah: “Perbedaan pendapat di kalangan sahabatku (Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam) adalah rahmat bagi kamu sekalian”.

Hadits lain berbunyi : “Para sahabatku laksana bintang di langit. Siapa pun di antara mereka yang kamu ikuti, niscaya kamu mendapatkan petunjuk”.

Kedua Hadits ini tidak sah. Hadits pertama sangat lemah dan Hadits kedua palsu. Saya telah menjelaskan analisa terhadap Hadits ini dalam Kitab Adh-Dha’ifah Hadits no. 58, 59 dan 61.”

Hadits palsu tersebut di atas bertentangan dengan Al-Qur’an karena ayat-ayat Al-Qur’an melarang berselisih pendapat dalam urusan agama dan menyuruh bersatu.

Ayat-ayat tentang hal tersebut sudah sangat populer. Akan tetapi, tidaklah mengapa di sini saya paparkan sebagian sebagai contoh, yaitu firman Allah dalam Qs. Al-Anfal (8) ayat 46: “Janganlah kamu berselisih, karena kamu akan menjadi lemah dan hilang kewibawaan kamu.”

Allah juga berfirman dalam Qs. Rum (30) yat 31-32: “Janganlah kamu menjadi seperti orang-orang musyrik, yaitu mereka mencerai-beraikan agamanya dan bergolongan-golongan. Setiap golongan membanggakan apa yang ada pada mereka.”

Allah berfirman dalam Qs. Hud (11) ayat 118-119: “Mereka terus-menerus berselisih kecuali orang yang mendapatkan rahmat dari Tuhanmu”

Ayat terakhir bahkan menegaskan pertentangan antara berselisih dan rahmat. Orang yang mendapatkan rahmat dari Allah SWT tidak akan berselisih. Jadi, mana mungkin perbedaan itu rahmat?

Posting ini sekadar memberi kita pemahaman dan tidak mudah mengutip sebuah ungkapan dan menyatakannya sebagai hadits. 



Demikianlah Artikel Perbedaan Itu Rahmat Hadits Dhoif Bahkan Bukan Hadits

Sekianlah artikel Perbedaan Itu Rahmat Hadits Dhoif Bahkan Bukan Hadits kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Perbedaan Itu Rahmat Hadits Dhoif Bahkan Bukan Hadits dengan alamat link http://ilmudariayu.blogspot.com/2016/11/perbedaan-itu-rahmat-hadits-dhoif.html
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Perbedaan Itu Rahmat Hadits Dhoif Bahkan Bukan Hadits